Selasa, 12 Desember 2017

Modul PPK Komite Sekolah, Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah

Seperti halnya kutipan sambutan Mendikbud untuk mewujudkan Penguatan pendidikan Karakter (PPK) di jenjang sekolah adalah sebagai berikut:


Kata Sambutan.
Bangsa besar adalah bangsa yang memiliki karakter kuat berdampingan dengan kompetensi yang tinggi, yang tumbuh dan berkembang dari pendidikan yang menyenangkan dan lingkungan yang menerapkan nilai-nilai baik dalam seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Hanya dengan karakter yang kuat dan kompetensi yang tinggilah jati diri bangsa menjadi kokoh, kolaborasi dan daya saing bangsa meningkat sehingga mampu menjawab berbagai tantangan era abad 21. Untuk itu, pendidikan nasional harus berfokus pada penguatan karakter di samping pembentukan kompetensi.

Download

Penguatan karakter bangsa menjadi salah satu butir Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Komitmen ini ditindaklanjuti dengan arahan Presiden kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengutamakan dan membudayakan pendidikan karakter di dalam dunia pendidikan. Atas dasar ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) secara bertahap mulai tahun 2016.

Penguatan Pendidikan Karakter bukanlah suatu kebijakan baru sama sekali karena sejak tahun 2010 pendidikan karakter di sekolah sudah menjadi Gerakan Nasional. Satuan pendidikan menjadi sarana strategis bagi pembentukan karakter bangsa karena memiliki sistem, infrastruktur, dan dukungan ekosistem pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari perkotaan sampai pedesaan. Sudah banyak praktik baik yang dikembangkan sekolah, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk memastikan agar proses pembudayaan nilai-nilai karakter berjalan dan berkesinambungan. Selain itu, sangat diperlukan kebijakan yang lebih komprehensif dan bertumpu pada kearifan lokal untuk menjawab tantangan zaman yang makin kompleks, mulai dari persoalan yang mengancam keutuhan dan masa depan bangsa sampai kepada persaingan global. Kebijakan ini akan menjadi dasar bagi perumusan langkah-langkah yang lebih konkret agar penyemaian dan pembudayaan nilai-nilai utama pembentukan karakter bangsa dapat dilakukan secara efektif dan menyeluruh.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim yang sudah menyusun dan menerbitkan buku-buku Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang terdiri dari Konsep dan Pedoman PPK, Panduan Penilaian PPK, Modul Pelatihan PPK bagi Guru, Kepala Sekolah, Pengawas dan Komite Sekolah, serta Pedoman Pelaksanaan Pelatihan Calon Pelatih PPK. Buku-buku ini akan menjadi rujukan bagi sekolah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter di sekolah. Saya berharap PPK dapat terlaksana dengan baik dan menghimbau dukungan orang tua, komite sekolah, pengawas, perguruan tinggi dan masyarakat luas untuk memberikan masukan bagi pelaksanaan dan penyempurnaan kebijakan PPK ini.
BACA JUGA: Contoh Aplikasi Raport PAUD-TK-RA-KB-TPA-SD

Semoga PPK dapat menumbuhkan semangat belajar dan mengoptimalkan potensi peserta didik sehingga menjadi warga negara yang memiliki karakter kuat, mencintai bangsanya dan mampu menjawab tantangan era global. Selamat berkarya.
  1. Presentasi Perumusan Indikator.rtf
  2. Presentasi Perumusan Indikator.pdf
  3. Pedoman Pelaksanaan TOT PPK.rtf
  4. Panduan Penilaian PPK.rtf
  5. Modul PPK bagi Pengawas.rtf
  6. Modul PPK bagi Kepsek.rtf
  7. Modul PPK bagi Guru.rtf
  8. Modul PPK bagi Komite.rtf
  9. Konsep dan Pedoman PPK - Final.rtf
  10. Panduan Penilaian PPK.pdf
  11. Pedoman Pelaksanaan TOT PPK.pdf
  12. Modul PPK bagi Pengawas.pdf
  13. Konsep dan Pedoman PPK - Final.pdf
  14. Modul PPK bagi Komite.pdf
  15. Modul PPK bagi Kepsek.pdf
  16. Modul PPK bagi Guru.pdf
  17. Materi Project Based Learning.ppt
  18. Materi Problem Based Learning.ppt
  19. Materi Discovery Learning.ppt
  20. Konsep dan Pedoman PPK.rtf
  21. Konsep dan Pedoman PPK.pdf
Semoga materi yang kami bagikan ini bermanfaat, mohon maaf apabila kurang berkenan.Blog Edukasi Partner.


EmoticonEmoticon